Tuesday, 27 December 2011

Resolusi 2012



Resolusi 2012

1. Menjadi lebih baik, Ibadahnya makin bener, Ngajinya makin Rajin, Pokonya intinya harus lebih baik dari sebelumnya
2. Swasembada Pangan (means: stop Impor dari rumah depan *tutup muka malu) *mengaminkan
3. Kursus Nyetir dan bisa nyetir hwaaaaa yang ini diijinin ga yah ma pak suami *tutup mata
4. pilih2 cekolah buat Raisa
5. perawatan muka gw yang udh gajebo
6. menambah investasi
7. Cari kerja baru? Resign? Terus di FBG? Jadi Mommy dengan Bisnis OL ajah?
8. Buka Tabungan Haji
9. Buat Kitchen Set *harus jadii
10. Beli Sepeda or alat olahraga biar gw olahraga
11. Turun 10 KG
Read More - Resolusi 2012

Thursday, 22 December 2011

Happy Mother's Day

Tak ada doa dan pengorbanan setulus dan sebesar yang diberikan seorang Ibu kepada Anak-anaknya. Baginya, tiada yang lebih diinginkan selain kebahagiaan Putra-Putrinya...
Kasih Ibu Sepanjang Masa, tak lekang waktu, tak dapat tergantikan....
Love u Mom...

Read More - Happy Mother's Day

Tuesday, 20 December 2011

Celoteh Raisa

Kala itu kami baru pulang dari rumah Grandma. Di ruang tengah kami memang sengaja diletakan kasur kecil beserta bantal untuk sekedar melepas lelah dan leyeh2 selepas pulang beraktifitas dari manapun.

Saya :Ayo rai ganti baju dulu
Raisa : (langsung menaruh kepalanya di atas bantal) ape.. (baca : cape)


Kala lain selepas mandi pagi, saya memakaikan popok sekali pakai karena saat itu dia belum pup dan pagi2 biasanya Raisa suka jalan2 ke luar melihat anak sekolah di sekolah dekat rumah. Popok yang saya pakaikan memang bukan popok premium yang biasanya saya kenakan kepadanya. aga sedikit lebih kecil cuttingnya, dan dengan model pants.

Saya : sini rai pakai pampers dulu ya. (mendudukan raisa dipangkuan dan mulai memakaikan popok model pants selayaknya pakai celana)

Raisa : Sempi mah sempi (baca: sempit ma sempit) :D

Saya : Muat ko rai, ga sempit cuma masukinnya aja yg sempit

Raisa : Sempi mah.. yah mamah (sempit mah.. yahh mamah)

Selepas drama pampers, saya pun selesai mengenakan baju dan celananya. langsung mengambil sisir untuk menyisir rambutnya yang kriwil.

Saya : disisir dulu rambutnya, supaya bagus nanti ga pusing rambutnya (klo acak2an rambut dia ampun2an bentuknya)

Raisa tiba2 : duh aduh aki aki.. duhh (aduh aduh sakit) hohoho
Read More - Celoteh Raisa

Monday, 19 December 2011

Dulu dan Kini dalam Berjilbab

Dulu sebelum banyak model-model hijab itu, kala masih unyu2, kayaknya aku ga terlalu berpikir akan model2 jilbab yang dikenakan. All the stuffs are unbranded. Well, even the price sometimes unbelievable (the most expensive one is 150.000 Rupiahs for 1 piece of Jilbab only)!! But still, unbranded. Just Choose the colour that match with the dress, touch the cloth, looking the new model after all that step just put it to the shopping bag to be brought at home.

Now, so many options and most of all are branded, even the cheap one. The selection of Jilbab nowadays is about the selection of Brand. People says the brand A is very recommended, and then all people (include me sometimes) will be so curious bout that n then Buy it (without matching it with the dress and touching it's cloth). Just simply looking at the price or it's over budget or not.


In fact, I'm happy with so many choices of Hijab Brand. On the other hand, it makes me wanna have more n more, without thinking that I already have them (Hijab in the same colour) on my suitcase.

So, from now on I will try to close my eyes>> *tutup mata hahha
Read More - Dulu dan Kini dalam Berjilbab

Tuesday, 13 December 2011

Raisa & FF

Favoritnya Raisa selain UHT Ultra Plain adalah Frisian Flag (FF) Strawberry. Begini penampakan saat menyeruput slurrppp....








note: maap yak fotonya segede2 gaban, selain narsis tampang anak sendiri, mau menikmati pose anak sendiri ditambah yang utama adalah penyakit males upload dari komputer, mending copy paste url hehhe...
Read More - Raisa & FF

Monday, 12 December 2011

Membeli Kursi Roda di Pasar Rumput

Sudah beberapa lama ini ayah mertua sakit dan tidak bangun dari tempat tidur. Sakitnya sendiri awalnya kebas di kaki sehingga tidak mampu berjalan/berdiri lama. Karena kesulitan untuk beraktivitas, sementara ini beliau akhirnya memilih untuk dibelikan kursi Roda.

Awalnya baik mama mertua maupun suami, sependapat untuk beli di Pasar Rumput. ya, di sana memang banyak didapatkan Kursi Roda berbagai jenis mulai yang baru, mulus maupun second dengan harga bervariasi.


Berbekal hasil searching di google untuk model, type, merk dan tentunya HARGA aku malah dikejutkan oleh hasil temuan diskusi kaskuser mengenai Pasar rumput yang berimage negatif. Dikatakan di sana pedagang seenaknya saja membuka harga penawaran yang jaaauuhhh lebih mahal malah ketimbang harga di Toko atau di mall. Dan belum lagi pedagangnya yang katanya tidak ramah terutama masalah tawar menawar harga.

Setelah kuinfo ke Suami, akhirnya kamipun sempat mengurungkan niat untuk berbelanja di sana dan memilih berbelanja di salah satu toko di Jl. Raya Bogor yang kami sudah tau harganya melalui Internet. Harga di Toko Ini memang jauh lebih murah dibanding harga di web lain yang saya temukan. Namun, karena lokasi yang jauh dan kalau COD kita kena Ongkir Rp.100.000,- maka kami jadi urung juga ke sana. dan tetap ke plan awal yakni ke Pasar Rumput.

Ada dua hal yang bikin males ke Pasar Rumput:
1. Hasil membaca thread ttg pasar rumput tadi yang sebelumnya sudah saya ceritakan di atas
2. Khawatir keamanan parkir kendaraan. Coz, minggu lalu kita ke sana untuk beli sepada Raisa, pulang2 ternyata mobil kami sudah dijahati Orang. Ada yang sangat jahat sekali mematahkan antena mobil kami plus mencopot huruf i di badan mobil kami. dengan kata lain, Parkir di sana TIDAK AMAN.

Akan tetapi dengan 2 opsi, parkir di pasaraya atau di Jl. Minangkabau, akhirnya suami pun setuju meluncur ke sana.

Sampai di sana, kita turun di toko pertama yang aga banyak menjual Kursi Roda dan alat kesehatan lainnya. Baru saja turun langsung disambut dengan aga terlalu 'ramah'. Tapi karna pemiliknya perempuan/ibu2 aku jadi ga khawatir. So mulailah perburuan Kursi Roda.

Setelah menyebut merk yang saya tau dari hasil browsing : Sella, si tukang penjual memperlihatkan display sella dan memberitahu harganya Rp. 850.000,- (Jauuuh sekali dari harga toko di Jl. Raya Bogor yang hanya menjual Rp. 650.000). KArena saya tau harga patokan, akhirnya dengan aga susah payah turun juga dan si Ibu pemilik toko setuju di harga Rp. 700.000.

Dan dibungkuslah Kursi tersebut di harga Rp. 700.000. begini penampakannya yang saya ambil dari web.



Spesifikasi:

- Model: KY809-46 Kaiyang Wheel Chair
- Berat kotor: 23 kg
- Dimensi: 93 x 21 x 87 cm (terlipat)
- Depkes RI AKL 11402702454
- TUV Cert Din EN
- ISO 9001: 2000
- ISO 13485: 2003
- Frame: Chromed
- Upholstery: Leather
- Front wheel: 8″
- Rear Wheel: 24″
- tyre: Solid Rubber
- Footrest: Aluminium
Read More - Membeli Kursi Roda di Pasar Rumput

Thursday, 8 December 2011

Yang Menurutmu Baik belum tentu Baik untukmu


Pagi ini entah kenapa iseng buka wall salah satu Ustadz saya kala sekolah di MA, namanya Ustz KH. Marzuqi Syatiri. Beliau memang termasuk ustz yang 'gaul' dan berjiwa muda kalau boleh dibilang, pun tidak ketinggalan dengan trend mode saat ini, yakni ber FB ria. Walaupun begitu, status-status beliau di FB terkadang memberikan banyak ilmu baru dan bahkan sebagai reminder yang menurut saya simpel tapi mengena.

Dengan caranya, beliau menyampaikan pesan2 singkat, kadang menulis satu ayat Qur'an, hadist, nasihat bijak dan malah kadang pantun dan syair menggelitik. Dari semenjak kemarin saya memang mengamati beberapa kali beliau mengupdate statusnya dengan pantun dan syair so romantis dan kadang memang romantis hahha... atau pantun yang membuat senyum pembaca wall nya. DI wall beliau tiba-tiba saya membaca terjemahan Ayat Qur'an yang tak asing bagi saya dengan kalimat yang disederhanakan menjadi: "Alquran blng: mngkn yg kamu suka itu buruk untukmu,mngkn yg kamu benci justru baik untukmu"
Lengkapnya:

“Boleh jadi, kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah yang paling mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah:216)


Ingatan saya kembali ke masa lampau (ceelah lampau.. *blushing kesannya gw tua bgt), tepatnya 2007-2008 ketika saya mulai penjajakan dengan seorang Pria (yang kini jadi abinya Raisa). Dulu, karena niat awal memang mau serius, sama-sama mengenal untuk kemudian ke jenjang berikutnya apabila sama-sama merasa yakin, saya ngga pernah kebayang punya suami seorang Udhy Baidhowy, yaah walaupun sudah lama tau dia dan latar belakangnya tapi tetap yang saya tau, doi tuh tipikal bukan 'gw banget' saat itu .

Singkat cerita sempat putus nyambung karna saya nya merasa ga bisa diatur2 dan menuruti permintaannya (terutama dalam perbaikan masalah pakaian *nyengir gede). Namun di kala hati gundah gulana gelisah kembang kempis dan saya berdoa ke Tuhan minta dikasih petunjuk, eee Alhamdulillah datanglah keyakinan dan kemantapan hati. Pertama-tama siyh mungkin saya dikasih hidayah untuk jadi lebih 'bener' dalam berpakaian, ya bukan karena mau sama Udhy juga siyh sy berubah, cuma saat itu berpikir, ya bener lah apa yang dia katakan, kenapa sy harus menyanggah? padahal Menutup dan menjaga Aurat dengan benar itu adalah suatu kewajiban tanpa tawaran, kenapa sy ngerasa kesel dan ga suka dikasih masukan seperti itu?

So so so, akhirnya mulai deh meninggalkan celana jeans dan baju2 panjang ketat itu.. pakai jilbab yang dulunya dililit dileher biar gaya, diturunin sampai nutup dada. Beli baju2 baru yang aga longgar walaupun ga old fashion banget. Dan, tiba2 merasa mantep degh... Yup, dia lah Imam gw and anak2 gw kelak.

Ketika saya ngerasa ga menyukai dia karena aturannya, ke'kaku'annya de el el de el el de el el, eh tiba2 muncul degh kemantapan hati setelah 'berbicara' kepada Nya. Dia lah yang memberi petunjuk, karena hanya Ia lah yang tau segala perkara.

Sesuatu yang kita lihat indah, belum tentu sebenarnya Indah buat kita. dan sesuatu yang tampak kita tak senangi, padahal itulah yang memberikan kebaikan buat kita...

Dan itu terbukti, sampai saat ini tak ada kata lain selain Bahagia yang saya rasakan bersama suami saya. Bersama membangun keluarga islami yang senantiasa memcoba memperbaiki langkah kaki..


Sahabatku,

Dalam hal Jodoh, Rizki, dan semua perkara dalam Hidup ini.

Kepada Ia lah kita serahkan semua.. Hanya Ia yang Maha Mengetahui...


semoga sepenggal cerita ini bermanfaat
untukmu



source image : dari sini
Read More - Yang Menurutmu Baik belum tentu Baik untukmu

Wednesday, 7 December 2011

Raisa @Nutriland - Citos

Saat ini, Raisa memang mengkonsumsi Susu Formula Nutrilon Royal 3 Vanila selain masih tetap mengkonsumsi ASI.

Minggu, 4 Desember 2011 lalu kebetulan ada event Nutriland (Penukaran Point dll) di Cilandak Town Square. Karena memang informasi yang saya dapatkan bahwa batas akhir penukaran point Nutrilon Royal adalah sd Desember 2011, maka dengan berbekal Struk pembelanjaan susu dan ex-sendok, datanglah saya bersama suami dan Ceca ke acara tersebut.

Setelah dihitung-hitung (dan masih ditambah point pembelanjaan susu yang baru saja dibelanjakan di booth nutrilon Royal) ternyata kami bisa menukarkan point tersebut dengan Pemanggang Roti atau Tas Koper Nutrilon. Mengingat frekuensi panggang roti yang jarang, si aba akhirnya milih tas koper sebagai hadiah.

Well, sebenarnya inti ceritanya saya saat ini bukan ke penukaran poin siyh. Tapi lebih ke Raisa (ceca) yang aga bete pas di foto di booth Foto. hohoho...

Read More - Raisa @Nutriland - Citos

Monday, 5 December 2011

Pinky Winky Raisa

Raisa is very bored waiting for Abi in Toyota Service centre. She asked me to play on the ground near the car.




On Raisa:
Hair Ribbon : Just Unbranded Pink Ribbon bought on 'night market' near the house
Top & Bottom : forgot the brand but i bought it on heritage fact outlet
Sandals : given from her grandma bought from Yogya
Read More - Pinky Winky Raisa

Sepeda Roda Tiga

Wiken ini abi ngajak Rarai beli sepeda Roda Tiga. Sepeda Simpel dan sederhana yang terbuat dari plastik dan konon kata penjualnya made in Yogya bukan made in China.



Read More - Sepeda Roda Tiga