Monday, 31 October 2011
Friday, 28 October 2011
Bersin Bersin Bersin... Oh No!
Baru saja kemarin rekan kerja sekantor terjangkit flu berat hingga suaranya bahkan sampai tidak terdengar dan tak ada hentinya bersin. Karena dia seorang yang termasuk intensitas pertemuannya dengan saya tinggi dan kemarin sempat duduk lama di ruang saya, maka saya sangat mencurigainya sebagai suspect utama penyebar virus di kantor ini.
Tadi pagi bahkan si kecil Raisa juga sudah terjangkit flu dan pileknya bahkan sudah keluar. Sedangkan saya, subuh tadi tak henti-hentinya bersin.
Saya memang penderita Rhinitis Alergi. Dr. Suryo Wibowo, MKK, SPOk dalam blognya menerangkan bahwa Rhinitis Alergi terjadi karena sistem kekebalan tubuh kita bereaksi berlebihan terhadap partikel-partikel yang ada di udara yang kita hirup. Sistem kekebalan tubuh kita menyerang partikel-partikel itu, menyebabkan gejala-gejala seperti bersin-bersin dan hidung meler. Partikel-partikel itu disebut alergen yang artinya partikel-partikel itu dapat menyebabkan suatu reaksi alergi.
Adapun Gejala-gejala paling sering dari rhinitis alergika adalah:
1. Bersin berulangkali, terutama setelah bangun tidur pada pagi hari.
2. Hidung meler dan postnasal drip. Cairan yang keluar dari hidung meler yang disebabkan alergi biasanya bening dan encer, tetapi dapat menjadi kental dan putih keruh atau kekuning-kuningan jika berkembang menjadi infeksi hidung atau infeksi sinus.
3. Mata gatal, berair.
4. Telinga, hidung, dan tenggorokan gatal.
Akan tetapi walaupun begitu, alergi saya ini (utamanya terhadap debu dan cuaca dingin) makin diperparah dengan 'senggolan' dari teman sekerja saya itu (yang namanya sengaja saya rahasiakan untuk mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan hehhe)
Lalu bagaimana siyh mengatasi penyakit ini? perlukah treatment khusus?
Ya, caranya dengan meningkatkan daya tahan tubuh kita sendiri untuk melawan virus-virus influenza yang bersarang dan mendekam di tubuh kita. Bisa dengan cara:
1. Perbanyak konsumsi vitamin C (buah dan sayur yang mengandung Vit C)
2. Olahraga teratur
3. Jaga kehigienisan saluran nafas atas dan mulut, kumur2 dengan air hangat dan selalu bersihkan lubang hidung, daaannn tangan tentunya selalu terjaga bersih (jangan degh ngucek2 hidung tapi dengan tangan kotor)
4. Tenangkan pikiran, coz bisa aja karena kita stress jadi tambah degh ga sembuh-sembuh
5. treatmentnya bisa dengan istirahat yang cukup kayaknya ya...
So, wiken ini tampaknya saya mesti istirahat cukup memulihkan daya tahan tubuh serta dopping vitamin C. Semangattt...
image source : here
Label:
Kesehatan,
Penyakit,
tips and trick
Cerita pagi secangkir teh

Menyeruput teh panas di pagi hari, sambil berusaha menenangkan diri dan meredam emosi pagi ini. Alhamdulillah, secangkir teh tak melulu hanya bisa menghangatkan tapi jua mendinginkan suasana hati.
Ku awali kisah ini dengan cerita tipikal khas emak-emak bekerja. Grasa grusu di pagi hari hingga duduk manis menanti suami untuk bersama berangkat ke kantor. Sebagai ibu yang bekerja, suasana di pagi hari memang sangat 'heboh', grasa grusu menyiapkan keperluan si kecil, suami dan diri sendiri.
Pagi ini Raisa menangis, cukup tersedu-sedu dan kencang. Permasalahannya adalah karena dia ga mau makan bubur karena buburnya kucampur kecap sedikit. Yang dia tahu, botol berisi kecap itu pedas rasanya, dia belum bisa membedakan mana kecap, mana sambal. wal hasil, dia tetap kupaksa makan bubur, karena aku mau dia rasakan, kecap tidak pedas tapi manis. tapi dia tetap birsikukuh tak mau memakannya dan mulailah drama itu....
Ku bilang padanya, "ga usah ma mommy kalau ga mau" dan dijawabnya dengan tangisan yang luar biasa kencangnya.. well, mungkin aku salah memaksakan. but, every mothers have their own way of raising their children I think, so when you read this, please don't judge me whether it's wrong or right!
Setelah Raisa tenang dan akhirnya mau makan tapi dengan lauk yang berbeda (Nasi + abon ikan) akupun berhasil menenangkan suasana hatinya, dan dia pun ceria seketika lalu pergi bersama si mbak, jalan-jalan ke depan rumah.
Setelah itu, Drama berlanjut dengan perjalanan kami menuju kantor yang ternyata sudah mendapatkan hambatan-hambatan kecil mulai dari patal senayan s.d. gatsu. Walhasil, akhirnya ketika jam menunjukan pukul 7.50 kami berbelok ke Sudirman, pertanda aku tak bisa diantar sampai kantorku dan harus menyambung ojek dari Kantor suami.
Entah mengapa kali itu ojek yang ada hanya tinggal 3 (tiga) orang. Biasanya, di situ banyak sekali abang ojek yang mangkal. Ternyata akhirnya aku mendapat seorang tukang ojek, yang dari penampilannya aja kurang meyakinkan dan -maaf- terkesan jorok dan motornya pun tidak terawat dengan helm penumpang yang tidak sesuai standar (tanpa kaca depan). Komplain pertama saya adalah, jok nya basah dan saya enggan mengelap jok itu karena saya tidak tau, itu air apa? bisa aja kan air yg kotor dan kalau saya lap dengan tangan, malah tangan saya yang kotor. Ada tukang ojek lain yang akhirnya dengan baik hati mengelapkannya untuk saya. Keluhan kedua, si abang ojek itu tidak fokus ke jalan, dan malah liat kanan kiri, tengok2 ke belakang yang membuat saya risih dan mikir "ini orang kenapa siyh?".
Ternyata, dibalik gerak girik yang aneh tersebut, si tukang ojek bilang minta agar saya duduk lebih maju karena katanya dia tidak seimbang posisinya (LHA??) padahal saya duduk selayaknya duduk di motor, memang aga mundur ke belakang tapi masih posisi wajar kok, ya rasanya gada hubungan ma keseimbangan deh. biasanya pun dengan tukang ojek lain gada yang mengeluh, dan mereka tetap merasa fine fine saja. So, ga mau berlarut-larut akhirnya saya aga majuan duduknya sedikit dan memang itu sudah sempit tidak memungkinkan untuk maju lagi. tapi lagi-lagi si ojek ini tengok ke kanan ke belakang, ke bawah ban (ANEHH) dan bilang lagi ke saya, "bu kurang maju". Heloooo... mau maja kemana lagi??? akhirnya dengan murka dan penuh amarah tertahan semenjak tadi pagi, saya pun berucap "MAU MAJU KEMANA LAGI??? INI TUH UDAH MAJU, MASA MAU MEPET, ANEHHH!!" akhirnya dia pun diam seribu bahasa dan melanjutkan perjalanan sampai kantor.
Lah, ini ojek, udah bau (kali belum mandi ya??), gw pun uwe2 jadinya, masih aja minta duduknya majuan. Lu pikir????
Note: Sorry ya kalau keliatannya gw marah2 n underestimate si tukang ojek (baca: merendahkan) tapi, seumur-umur gw naik ojek gada yang lebih parah dari ini. So, untuk tukang ojek, walaupun Anda kerja di lapangan, mbo ya yang bersih n resik jaga badannya, biar rapi ga bau. Lah penumpangnya kan pada nyaman, aman gt. iya ga siyh?
image source: sini,
Wednesday, 19 October 2011
Minyak Tawon Asli Makasar
si Abi termasuk sering BTR (business trip) ke Makassar, namun belum pernah sekalipun membawa oleh-oleh Minyak Tawon Asli Makassar yang terkenal itu. si Mama, pesen kalau ke sana beli deh Minyak Tawon yang Asli, harganya jauhh lebih murah di sana, ketimbang beli di sini.
Jreng, jreng... berbekal petuah mama, akhirnya aku pun request minyak tawon tsb sebagai buah tangan yang wajib dibeli kali ini.
Sebenarnya Apa dan darimana siyh asal usul minyak tersebut?
Minyak Gosok Cap Tawon adalah produk obat-obatan bagi keluarga yang diproduksi oleh PT. Tawon Jaya Makassar sejak tahun 1912 di Makassar. Produk ini telah dikenal secara luas, baik dalam dan luar negeri serta menjadi salah satu souvernir khas dari Makassar. Tidak heran jika minyak gosok cap tawon ini menjadi salah satu oleh-oleh yang “wajib” dibawah pulang jika berkunjung ke Makassar.
Ingat yang minyak tawon asli hanya ada di Makassar. Keluarga Indonesia sudah membuktikan kualitas minyak gosok khas Makassar ini, keluarga kami juga sudah menggunakannya sejak puluhan tahun hingga saat ini.
Tahukah anda, minyak tawon itu tidak terbuat dari tawon loh, yuk kita lihat apa komposisi minyak tawon itu.
Komposisi Minyak Tawon :
Minyak Kelapa. Berguna bagi kelembaban, kelenturan, dan kelembutan kulit. Hal ini disebabkan karena kandungan vitamin A dan E pada minyak kelapa. Selain itu 80% asam lemak dalam minyak kelapa adalah asam lemak rantai pendek dan sedang yang molekulnya berukuran kecil sehingga mudah meresap ke sel-sel tubuh.
Minyak kayu putih. Mengandung minyak esensial yang dapat mencegah infeksi kuman yang dapat menghambat proses penyembuhan luka. Juga bermanfaat untuk menghangatkan tubuh dan meredakan rasa capek.
Cengkeh. Bermanfaat meredakan keluhan nyeri sendi dan bersifat antiseptik.
Daun lada, jahe, kunyit dan bawang. Mengandung minyak atsiri yang berkhasiat anti kuman dan melancarkan sirkulasi darah.
Khasiat Manfaat Minyak Tawon :
Mengobati kulit yang terkena minyak goreng, kulit yang terluka/lecet atau kulit yang terkena pisau.
Mempercepat penyembuhan lebam akibat benturan.
Meredakan nyeri, sakit kepala, batuk, gatal akibat gigitan serangga.
Mengobati sakit gigi dan sariawan
Sakit urat & tulang, bisul, pusing, kudis, panu, muntah-muntah, pegal-pegal, rematik, masuk angin, sakit perut, sesak napas, dll.
Minyak tawon ini bisa juga diminum loh, jadi bukan sekedar obat luar saja. Cocok untuk yang batuk-batuk atau sakit tenggorokan. Biasanya dicampur air hangat dan 1 sendok minyak tawon asli. Minimal 1xsehari.
Minyak tawon juga biasa digunakan untuk pemakaian pijat/urut sehari-hari.
Minyak Tawon terdiri dari 2 macam, ada minyak tawon tutup putih dan minyak tawon tutup merah.
1. Minyak Tawon Tutup Putih, Minyak tawon tutup putih ini adalah yang lebih berkhasiat dibanding minyak tawon tutup merah. Bedanya cuma pada panas yang dihasilkan. Minyak tawon tutup putih panasnya sangat terasa, meresap ke dalam otot kita. Cocok untuk penggunaan pijat urut karena pegal-pegal atau keseleo. Harganya kalau kemarin si Abi bilang Rp. 230.000 (di Ols ada yang jual Rp. 285.000)
2. Minyak Tawon Tutup Merah, Minyak tawon tutup merah, harganya relatif murah dan khasiatnya sama saja dengan minyak tawon tutup putih yang berbeda hanya pada rasa panasnya. Ndak sepanas minyak tawon tutup putih. Untuk pengobatan luka lecet atau digigit serangga cukup menggunakan minyak tawon tutup merah ini, pasti hilang tidak berbekas. Kalau yang ini kata si Abi harganya Rp.85.000 saja (di OLS Rp. 135.000)
source : ini
Tuesday, 18 October 2011
QS. Ar-Rahman - Terjemahan
Nomor Surat: 55
Arti Nama Surat: Yang Mahapemurah
Jumlah ayat: 78 (tujuh puluh delapan) ayat
(Tuhan) Yang Maha Pemurah,
QS. ar-Rahman (55) : 1
Yang telah mengajarkan Al Qur’an.
QS. ar-Rahman (55) : 2
Dia menciptakan manusia.
QS. ar-Rahman (55) : 3
Mengajarnya pandai berbicara.
QS. ar-Rahman (55) : 4
Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.
QS. ar-Rahman (55) : 5
Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya.
QS. ar-Rahman (55) : 6
Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).
QS. ar-Rahman (55) : 7
Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.
QS. ar-Rahman (55) : 8
Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
QS. ar-Rahman (55) : 9
Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk- (Nya),
QS. ar-Rahman (55) : 10
di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.
QS. ar-Rahman (55) : 11
Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
QS. ar-Rahman (55) : 12
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 13
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
QS. ar-Rahman (55) : 14
dan Dia menciptakan jin dari nyala api.
QS. ar-Rahman (55) : 15
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan.
QS. ar-Rahman (55) : 16
Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya.
QS. ar-Rahman (55) : 17
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 18
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
QS. ar-Rahman (55) : 19
antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.
QS. ar-Rahman (55) : 20
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 21
Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.
QS. ar-Rahman (55) : 22
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 23
Dan kepunyaan-Nyalah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.
QS. ar-Rahman (55) : 24
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 25
Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
QS. ar-Rahman (55) : 26
Dan tetap kekal Zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
QS. ar-Rahman (55) : 27
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 28
Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.
QS. ar-Rahman (55) : 29
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 30
Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.
QS. ar-Rahman (55) : 31
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 32
Wahai jamaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.
QS. ar-Rahman (55) : 33
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 34
Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).
QS. ar-Rahman (55) : 35
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 36
Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
QS. ar-Rahman (55) : 37
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 38
Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
QS. ar-Rahman (55) : 39
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 40
Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.
QS. ar-Rahman (55) : 41
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 42
Read More - QS. Ar-Rahman - Terjemahan
Arti Nama Surat: Yang Mahapemurah
Jumlah ayat: 78 (tujuh puluh delapan) ayat
(Tuhan) Yang Maha Pemurah,
QS. ar-Rahman (55) : 1
Yang telah mengajarkan Al Qur’an.
QS. ar-Rahman (55) : 2
Dia menciptakan manusia.
QS. ar-Rahman (55) : 3
Mengajarnya pandai berbicara.
QS. ar-Rahman (55) : 4
Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.
QS. ar-Rahman (55) : 5
Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya.
QS. ar-Rahman (55) : 6
Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).
QS. ar-Rahman (55) : 7
Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.
QS. ar-Rahman (55) : 8
Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
QS. ar-Rahman (55) : 9
Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk- (Nya),
QS. ar-Rahman (55) : 10
di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.
QS. ar-Rahman (55) : 11
Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
QS. ar-Rahman (55) : 12
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 13
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
QS. ar-Rahman (55) : 14
dan Dia menciptakan jin dari nyala api.
QS. ar-Rahman (55) : 15
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan.
QS. ar-Rahman (55) : 16
Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya.
QS. ar-Rahman (55) : 17
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 18
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
QS. ar-Rahman (55) : 19
antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.
QS. ar-Rahman (55) : 20
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 21
Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.
QS. ar-Rahman (55) : 22
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 23
Dan kepunyaan-Nyalah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.
QS. ar-Rahman (55) : 24
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 25
Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
QS. ar-Rahman (55) : 26
Dan tetap kekal Zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
QS. ar-Rahman (55) : 27
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 28
Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.
QS. ar-Rahman (55) : 29
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 30
Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.
QS. ar-Rahman (55) : 31
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 32
Wahai jamaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.
QS. ar-Rahman (55) : 33
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 34
Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).
QS. ar-Rahman (55) : 35
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 36
Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
QS. ar-Rahman (55) : 37
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 38
Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
QS. ar-Rahman (55) : 39
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 40
Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.
QS. ar-Rahman (55) : 41
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 42
Segala Puji dan Syukur
entah berapa lama aku tak tergugah oleh indahnya untaian kata,
entah berapa lama aku terdiam menutup erat lembaran
entah berapa lama aku bersuka
entah berapa lama aku bersenang...
Bukan tak berbagi,
bukan tak mau menepi,
bukan menyendiri,
bukan...
Semata tak ingin usai selesai
Indah sekali kehidupan
Nikmat karunia terbesar Kau sampaikan
dia kau titipkan
Terimakasih Tuhan,
Kau percayai diri ini....
Alhamdulillah, Segala Syukur kupanjatkan kepada-Mu
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan" QS. ar-Rahman (55) : 15
Raisa ditinggal Abi Dinas

Abinya Raisa dinas selama 3 hari. Sebelumnya, abi sebenarnya sudah sering dinas dan Raisa pun cuek dengan ketiadaan abi. Namun kali ini aga berbeda. Semenjak dia sudah mengerti dan pandai berucap, Raisa jadi aware akan segala hal.
Diawali saat saya pulang kantor semalam, dan seperti biasa Raisa diantar adik iparku ke rumah untuk pulang. Setelah dadah dadah sama 'encing (baca: paman)nya, Raisa senyum2 bertemu aku dan segera memintaku bergegas ke kamar karena dia mau 'nene (baca: nenen).
"mah.. emah... nene.. yo.. yo" ujarnya, yang kujawab "sebentar mommy ganti baju dulu". Ketika sedang khusyunya mimi, tiba-tiba dia terbengong, seperti berpikir ada yang dia lupa atau ada yang hilang, lalu berucap "ba.. aba.. ba.. aba?" owalahh ternyata dia bertanya, Abi mana? (karena dia blm bisa dengan kosa kata akhiran 'i' maka semua akhiran 'i' diganti menjadi 'a').
Biasanya, rutinitas miminya dia selalu ditemani si abi, nah semalam dia mungkin aga kebingungan kemana abi nya itu pergi. Langsung saja kuberi penjelasan kalau abinya pergi naik pesawat (sambil memeragakan pesawat terbang dengan tanganku). Sontak dia berkata kencang seraya hampir mau menangis " ca.. ca.. mo..mo.." maksudnya Raisa mau, dia ternyata berpikir kalau dia mau ikut, kenapa dia ga diajak.. owalahhhh anak mommy udh besar sekarang, udh ngerti kalau ditinggal.
Cepat besar ya nak, gantung citamu setinggi langit, insyaallah kau bisa meraihnya... Amin yra...
Monday, 17 October 2011
Perjalanan Mengenal Reksadana

Awalnya gw gak mengerti apa itu Reksadana. Dipikirku hanya orang dengan duit berjutjut, beremem yang bisa beli Reksadana tersebut. Setelah heboh-heboh jadi bahan diskus emak-emak di threadnya theurbanmama baru degh gw engeh (baca: tau) kalau ada RD yang bisa kita beli bahkan hanya dengan uang seratus ribu rupiah saja, cocok banget tuh buat gw yang hanya seorang investor miskin. Yess, say that I'm norak and too late to know this information. But Of course, better late than never kan yah? *pembelaan diri hohoho
So, akhirnya gw buka lah account Auto Invest tersebut di salah satu Bank Swasta berlogo kuning-kuning itu (itu loh yang iklannya lagi marak di tipi), yang dengan hanya Rp.100.000/bln kita bisa start investasi kita untuk masa depan.
Untuk memilih RD mana yang tepat, kita harus benar-benar tau tujuan kita untuk apa? as mba Ligwina Hananto dari QM Financial said, "Tujuan lo apa??"
Nah, berdasarkan tujuan baru degh bisa ditentukan, lo baiknya memilih RD jenis apa. Kalau gw sendiri, karena investasi ini pure (insyaallah I'm on the track, aminnn) untuk dana pendidikan anak kelak nanti kalau dia SMU atau kuliah, so akhirnya yang gw pilih pun RD yang menghasilkan return lebih tinggi, walaupun resikonya jg tinggi. tapi karena lagi-lagi ini investasi jangka panjang (lebih dari 15 thn malah), bismillah aja... insyallah semua dapat dijalani.
Dengan catatan memilih RD nya pun yang berbasis syariah, kemarin siyh ga nengok-nengok yang lain, yang ditengok yang judulnya syariaah aja, jadi milih MI nya akhirnya Manulife syariah sektoral amanah. Mudah-mudahan benar2 amanah ya seperti namanya. Amin yra..
image source: dari sini
Imunisasi DPT + HIB + Polio (Tahap IV)
Tepat 09 Oktober 2011 lalu, Raisa Genap 18 bulan. Setelah 'istirahat' dari imunisasi terakhir yakni campak di usia 9 bulan, akhirnya kemarin Sabtu 15-10-11 Raisa mendapatkan Suntikan Imunisasi untuk DPT + HIB + Polio Tahap keempat. Berdasarkan jadwal imunisasi rekomendasi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), pemberian vaksin untuk DPT + HIB + Polio tahap empat memang dilakukan pada anak usia 18 bulan. Oleh karena itu, buru-buru mengajak si abi untuk 'janjian' ma dokter. Tadinya siyh mau imunisasi tanggal 8 Oktober, cuma berhubung padat merayap di hari itu so diputuskan tanggal 15 Oktobernya saja.
Pilihannya ya kalau engga di dr Budi di RS Medika Permata, kita ke POTAS RSAB Harkit walaupun belum tau siapa dokternya (coz POTAS HARKIT baru saja membuka pelayanan pada hari Sabtu, sebelumnya tidak pernah ada).
Karena di POTAS jadwal dokter lebih pagi dan lebih banyak option dokter, so akhirnya kami lebih memilih ke Potas RSAB Harapan kita ketimbang ke Medika Permata hijau yang walaupun jaraknya tidak terlalu jauh, namun dokternya prakteknya lebih siang.
Sesampainya di POTAS (poliklinik anak sehat), aku dikejutkan oleh daftar dokter yang diajukan di bagian pendaftaran. Owhhh ternyata hari Sabtu kini sudah ada 3 dokter untuk pagi hari (Jam 08.00 - 10.30) dan 3 Dokter untuk siang hari (Jam 10.30 - Jam 13.00). Pilihanku akhirnya ke dr. Rifan Fauzie, dan mendapat antrian No. 11.
Belum kenal dan belum tau juga siyh pak dokternya kayak apa dan bagaimana, namun entah kenapa sreg aja pas mutusin mau coba imunisasi di beliau ketimbang di dokter lainnya yang juga sudah datang (dokter satunya adalah dokter perempuan dr. fx koes kalau ga salah ingat, beliau termasuk dokter yang senior dan sudah sepuh, sebelumnya raisa pernah juga imunisasi di beliau)
kesan pertama ketemu si dokter:
1. Dokternya masih muda (dan ganteng.. wkwkw)
2. Ramah, dan mengucap salam terlebih dahulu
3. Komunikatif
4. Informatif
5. Pandai mengalihkan si kecil sehingga si kecil tidak ketakutan saat diperiksa dan diimunisasi (terbukti raisa yang tipikal takut banget sama dokter/karena pernah trauma dirawat kemarin diimunisasi cuma nyebeng aja, ga nangisss!!)
6. Sempat nerima telpon siyh, tapi dia ijin dulu ke kami untuk mengangkat telp tsb
So, kemungkinan untuk imunisasi cacar air bulan depan, Raisa akan balik ke beliau degh.
the last, total kerusakan di POTAS :
*dokter + pendaftaran : Rp. 125.000
*Imunisasi combo (DPT+HIB+Polio Tahap IV) dengan vaksin pediacell Rp. 445.500,-
source image dari sini
Label:
jadwal imunisasi,
kunjungan ke dokter,
raisa
Thursday, 13 October 2011
Asuransi dan Investasi
Dari zaman dahulu kala ketika gw udah mulai mengais segenggam berlian (baca: bekerja) tapi masih single alias beluman merit dan berbuntut, gw ga pernah 'ngeh sama yang namanya Asuransi dan Investasi. Asuransi yang gw tau, ya sebatas asuransi kesehatan yang notabene sudah ditanggung oleh kantor tempat gw bekerja. Asuransi selain itu sama sekali ga terbayang degh, dan kayaknya untuk Asuransi jiwa belumlah perlu, karena gw gada tanggungan sama sekali.
Investasi?? Hmm... Investasi jaman itu sebatas gw beli bayarin cicilan motor emak gw, nabung di bank yang jumlahnya ga pernah nambah2 *blushing plus pernah juga ikutan Tabungan rencana Ma*diri selama hampir setahunan lebih (itulohh yang setiap bulan uang kita dipotong dari rekening kita, besarnya suka2 kita, minimalnya Rp. 100.000,-). Tabungan Rencana tsb sukses gw hentikan dan akhirnya uangnya gw belanjakan entah barang apa karena gw udh lupa. hohoho....
Investasi lain? Hmmm... Selain itu gw cuma investasi di perhiasan, kalau ada uang bonus, duitnya gw beliin perhiasan. Pertama kali beli dulu gelang emas 10 gram. Saat itu luar biasa bangganya degh udh bisa beli gelang emas sendiri. dan disitulah mulai gw berpikir akan investasi. Dan mulailah perjalanan gw dengan investasi perhiasan (baca: emas).
Setelah menikah, jadi keluarga muda yang baru dengan buntut satu, dan semakin aktif ngebaca2 milis, utamanya theurbanmama gw jadi makin sadar akan pentingnya dua hal yang tadi gw sebutin; Asuransi dan Investasi.
Untuk siapa? Untuk siapa? ya untuk keluarga gw lah, utamanya anak-anak gw nanti. Bukan untuk gaya-gayaan, bukan untuk sok-sokan. Setelah baca thread Asuransi Jiwadi sini dan penjelasan mba Fitri Noeriman di theurbanmama baru ngeh banget pentingnya Asji (baca: asuransi jiwa). Selama ini, si abi dan gwpun ikut-ikutan ngerasa cukup secure dengan adanya Asuransi + Investasi Unit link yang syariah kepunyaan si abi, yang ternyata baru gw tahu (tapi abi beluman mau tau) kalau Unitlink itu malah tidak disarankan.
Kenapa? Kenapa? eh Kenapa unit link yang menggabungkan Asuransi dan Investasi itu tidak disarankan?? Awalnya gw juga ga tau, pernah berusaha cari tau di blog-blog perencana keuangan yg terkenal itu.. tapi entah kenapa bahasanya belum 'masuk' ke gw *maklum emak-emak lemot huahahha.... tapi entah kenapa, beberapa hari yang lalu saat iseng buka thread Asji di tum ituh, baru ngeh banget kenapa ga disarankan. Yup thank to mamod otty yang ngasih contoh dengan bahasa singkat dan lugas di sini. Jadi ngeh degh kenapa lebih baik Asuransi dikembalikan ke fungsinya. Asuransi ya asuransi aja, Investasi ya investasi aja.. ^ ^
Juga makin melek ketika baca blog catatan keluarga muda dan juga bahasan tentang Unit link nya Mas Aidil Akbar madjid di sini
So, so, so... walaupun beluman berencana ambil Asji (masih perlu duduk berdua merapat dengan si misua), gw berencana untuk mulai berinvestasi (baca: niat), semua berawal dari niat kan ya? nah gw udh niat niyh, tinggal jalan ke bank logo kuning ituhh yang malesnya ga ketulungan... padahal udah maksa2 si cece ratna buat anter, dan mudah2an besok bujukannya mempan dan si cece mau nganter.
Kenapa mesti di bank kuning2 ituh? ya karena hanya di situ dan bank Mandisendiri lah yang bisa memungkinkan orang seperti gw invest coz hanya dengan Rp. 100.000,- di sana gw bisa memulai investasi gw di reksadana.
So, ada yang mau ikutan Investasi.. yuk mareeee...
Ketika Anak Mimisan
Rabu, 28 September 2011 18.30 WIB,Sepulangnya saya dari Kantor, seperti biasa saya terburu-buru untuk menyiapkan teh suami, salinan, berwudhu dan Solat Maghrib. Hal ini saya lakukan tanpa jeda karena saya ingin segera bertemu anak saya yang setiap harinya dari Pagi sampai Saya pulang kantor saya titipkan di bawah pengawasan mertua dan asistensi si mba tetangga dekat rumah.
Malam itu, belumlah selesai saya mengenakan jilbab instan untuk menjemput Raisa, tiba2 sudah terdengar bunyi pagar rumah, tanda ada yang datang. Ternyata sis Mama datang mengantar Raisa pulang. ya, jikalau saya tidak segera menjemputnya, Raisa pasti kepingin buru2 pulang, walaupun baru hanya mendengar bunyi pagar saya membuka pintu tanda sudah pulang. Buru2, Raisa lari ke depan dan minta dianter pulang oleh mama/adik suami saya.
Saat mengambil Raisa dari gendongan mama, tiba-tiba mama bilang, " Va, tadi Raisa masa mimisan, bangun tidur mama kaget banget di hidungnya banyak darah, untungnya abis dibersihin ga lama berhenti". Ya Allah, anakku mimisan... Di keluargaku, aku terbilang sering meilhat kejadian mimisan. Entah Dian, Kakakku, Ulin atau chazi Adikku yang sering mengalami mimisan. tapi melihat si kecil mimisan, tak pernah terbayangkan olehku.
Memang dalam masa pertumbuhan, mimisan (epistaxis) kerap terjadi pada anak. Mimisan ditengarai terjadi karena adanya kelainan pembuluh darah, namun biasanya pada anak lebih sering terjadi akibat dari Faktor perubahan cuaca yang tidak menentu. Seperti yang terjadi dengan Raisa, saya berasumsi bahwa mimisan tersebut terjadi memang karena faktor perubahan cuaca yang sangat tidak menentu akhir-akhir ini. Saat ini di Jakarta, siang sangat panas terasa. Dan mimisan yang terajadi pada anak saya, kemungkinan besar karena hal tersebut. Hal ini karena mimisan hanya terjadi saat itu, dan alhamdulillah tidak berulang, sepert yang kerap terjadi pada adik saya dulu.
Apapun penyebab mimisan, walaupun tidak membahayakan, tetap saja sebagai orang tua, saya merasa sangat khawatir. Terlebih mama mertua yang melihat langsung kejadian tersebut. Untungnya, karena pengalaman, mama tidak terlalu panik menghadapi situasi tersebut (bayangin deh kalau saya yg mesti ngadepin langsung n liat dari hidung si kecil mengucur darah, pasti paniknya luar binasaa). Beliau langsung membersihkan darah yang mengalir tersebut, mendudukan raisa seraya kepalanya ditengadahkan dan menyumbat hidungnya dengan handuk kecil supaya aliran darah berhenti.
Ketika mimisan terjadinya, memang seharusnya tidak panik, begitu yang dikatakan Ibu saya dulu ketika mengatasi mimisan pada Kakak & Adik saya. Cukup dengan mendudukan anak pada posisi tegak, kepala menengadah. Hidung yang berdarah sementara disumbat dengan handuk kecil/tisue dan diberi tekanan pada hidung/dipencet dengan tujuannya sih untuk mengecilkan pembuluh darah yang pecah dan mempercepat proses pembekuan darah agar darah tidak lagi menetes.
Kalau di keluarga kami, biasanya Ibu/Ayah saya langsung memetik daun sirih dari pekarangan rumah, mencuci bersih daun sirih tersebut memulungnya (sebelumnya daun sirih tersebut ujungnya dipotes agar getah daun sirih keluar) dan memasukan ke rongga hidung yang mengalami epistaxis tersebut. Insyaallah, mimisan pada anak Anda akan segera berhenti.
Label:
journey of life,
Penyakit,
tips and trick
Subscribe to:
Posts (Atom)



