Tuesday, 9 October 2012

Langkah besar ini

Alhamdulillah,
Pagi ini dengan bertekad bulat berdua suami mendatangi bank ungu untuk membuka tabungan. Langkah sederhana menuju langkah besar yang harus diiringi niat tekad besar lillahitaala..

Ya Allah,
Jika engkau berkenan, mohonku pada-Mu lancarkanlah jalan ini
jagalah niat kami lurus kepada-Mu

Amin yra
Read More - Langkah besar ini

Wednesday, 19 September 2012

Saya

Saya bekerja juga berkeluarga,
Saya Ibu juga Anak,
Saya mencinta juga dicinta,
Saya di atas juga di bawah,
Saya bercerita juga mendengar,
Saya memberi juga menerima,
Tapi satu,
Saya hanya seorang hamba-Nya
Read More - Saya

Asa-ku

Asa membumbung,
Meretas,
Melayang,
Tapi tetap tergantung...

Aku tersenyum karna asa masih di tempatnya,
Rapi..
Terjalin
Dan erat terikat..

Aku melihatnya,
Menatap...
Akan teraih suatu saat,
Kata hatiku mantap...
Read More - Asa-ku

Tuesday, 18 September 2012

Ngubek Pasar Cipadu

Hari Minggu lalu tepatnya tanggal 16/9/12 kebetulan pak Dodi ada waktu dan sekalian mampir ke rumah sepupunya dalam rangka 'lebaran' akhirnya melajulah kami ke Cipadu Tangerang.

Planning of going to cipadu actually is an old plan. It has been a year that My friend in zarita @yosiarita and I want to looking for material i.e. cloth for our brand Zarita. Since at that time we're too busy with our job, family and so on, this plan then postpone til now *big grin

Mendadak dangdut malem Minggu nelp Yossi untuk ikutan hari Minggu ngubek2 pasar cipadu. Tapi karena yossi ga bisa coz temennya ada yg ultah, so akhirnya dengan sok pede gw sorangan lah yg ngubek2 tentunya ditemani suami n si krucil cantik Raisa hohoho...

Lepas landas jam 10.20 dari rumah di bilangan binus, sampai di sana kurleb jam 11 lewat sedikit. Alhamdulillah jalanan termasuk lancar, walaupun si abi sempet nyasar dikit. Kita via joglo, yang seharusnya ke kiri abi malah ke kanan akhirnya puter balik deh :D

Sampai di sana, sempet bingung juga krn pasar ini letaknya tidak seperti pasar kebanyakan. Pasarnya kumpulan ruko2 yang  ada di sepanjang jalan. Yang paling ramai adalah pertokoan Mulia jaya dan Kospin jaya. kami pun parkir di sebrang pertokoan mulia jaya, sengaja parkir di situ karena disitu banyak tukang makanan, mengingat jam sebentar lagi waktu makan kan ga repot2 cari tukang makanan lagi klo parkirnya dekat dengan tukang makanan tsb *ini mau beli bahan apa jajan yak haha..

Oke, menyusuri pertokoan mulia jaya banyak sekali yang jual bahan-bahan. kalau sebelumnya lebih banyak nemu toko sprei, bantal dll di lorong toko mulia jaya saya menemukan buanyak tukang bahan. Harganya bervariasi, tapi rata2 lebih murah daripada berbelanja di mayestik ataupun tanah abang. Bahkan di sebuah toko saya menemukan harga fantastis yang belum pernah saya temukan di mayestik or tanah abang untuk semeter bahan printed chiffon. yeayyy...

Review belanja di Pasar Cipadu :

+ Pasarnya luas dan lengang, jadi membawa anak kecil bukanlah masalah :)
+ Parkir luas dan banyak
+ Harga Murah dan Miring, dan yang sudah sale kadang masih bisa ditawar! hoho
+ Toko2 bahan banyak dan bervariasi dan banyak pula toko bahan kiloan, Sprei + bantal pun harganya
    lebih murah
+ Banyak pedagang makanan di depan pertokoan mulia jaya, jadi kalau lapar gada masalah :D

- Panas banget klo siang terutama kalau kita berjalan dari satu pertokoan ke pertokoan lain yg jaraknya
  memang ga dekat satu sama lain. Bawa payung lipat bisa juga sebagai solusi
- Harus pinter-pinter milih bahan, salah-salah ada yang ga bagus
- Walaupun ada Masjid besar di sebelah pertokoan mulia jaya, namun masjidnya kemarin saya sambangi air
  bersihnya tidak ada, jadi bila mau wudhu baiknya langsung di toilet pertokoan agar ga bulak balik kayak
  saya :(

Akhirnya dengan setumpuk belanjaan almost beli 50m hari itu, saya pulang dengan tersenyum. waktunya untuk produksi lagi.. hohoho...







Read More - Ngubek Pasar Cipadu

Tuesday, 4 September 2012

Bye Bye Komedo

Dari dulu puber, kuliah, kerja, merit dan sampai 2 bulan kemarin muka cemerlang gw masih dihiasi titik hitam kecil2 di hidung. Org bilang siyh komedo, tapi diiklan tivi lebih sering disebut dungdak (hidung landak) :( Sedih rasanya saat2 mengalami hal itu.

Menghilangkannya siyh sebenernya klo mau pintas dan ga repot gampang, tinggal tiduran dan si mba2 facial di salonlah yang melenyapkan itu semua hohoho...

Dulu siyh hal tsb masih kena di jaman gw kuliah n kerja secara masih bebas keliaran ke salon / klinik kecantikan buat sekedar facial n menghilangkan dungdak ituh.

Namun, semenjak hamil, punya anak sampai dengan saat ini anak sudah berumur 2.5 thn, rasanya kegiatan facial susah banget dilakukan. nyuri2 waktunya itu loh or sekedar meluangkan waktu khusus ko ya malas.

So akhirnya kubiarkanlah si dungdak ini sampai org2 yang ngeliat dari dekat pasti komen (terutama si suami haha) klo itu idung udh penuh dgn komedo.

Pada suatu waktu di Tebet tepatnya pasar tebet, si ummy rekan sekantor yg masih single niat banget nyari alat buat bersihin komedo (sebelumnya si yossi udh punya katanya). So akhirnya ummy belilah. Ga mau kalah ama ummy, gw pun beli. Dan akhirnyaaa... Luar biasaa komedo gw hilang dan bersih ya walaupun dengan mata berurai2 setiap kali gw menghilangkan itu komedo. Alatnya sendiri kayak gini penampakannya :



Gak perlu mahal, tapi efektif hihihi..


Read More - Bye Bye Komedo