Sambil santai teringat perjalanan akhir 2017 lalu ke Negeri para Nabi, Mesir.
Bagi kalian yang berencana atau berkeinginan ke Mesir, berikut saya kasih info pengalaman saya ke Mesir dan sedikit berbagi agenda selama di sana.
Penerbangan yang lumayan lama ditempuh dari Jakarta - Muscat - Kairo membuat badan terasa remuk redam saat tiba di malam hari di Giza. Yess, kita menginap di salah satu hotel yang tidak begitu jauh dari letak Great Pyramid yg termashur. Tepatnya di Grand Pyramid.
Hotelnya sendiri merupakan hotel bintang **** lumayan lah fasilitas dan segi kenyamanannya buat kami. Walaupun sudah lumayan agak tua, baik dari segi bangunan maupun interior (kelihatannya), namun buat turis berkantong tipis macam kami, cukup lah yaa....
*pic from booking.com
Untuk wifi gratis bisa kamu dapatkan dengan meminta pasword wifi di receptionist, akan tetapi sedihnya wifi gratis itu cuma kenceng di lobby hotel. hiks....
Saya sendiri di Mesir hanya memanfaatkan wifi gratis hotel, bus, dan tentunya wifi suami, jadinya kemana-mana ga jauh dari suami. hahahha..... (mak irit)
Untuk fasilitas lain, rasanya hampir semua jamaah rombongan kami tidak sempat untuk menikmati karena padatnya agenda perjalanan kami. Beberapa jamaah paling cuma memanfaatkan fasilitas laundry yang ada ataupun atm untuk mendapatkan uang. Kami sepasang suami istri yang agak telat (hahha) menarik uang baru kira2 di hari ketiga kami wkwkkw, itu pun karena jadwal agendanya ke pasar khan khalil. Nyesel juga sih nukerin dikit dan belanja dikit di Mesir. Padahal ya, harganya murce2 dan barangnya juga lumayan antik deh.
Roti ini rasanya hambar, namun enak, apalagi jika dimakan panas-panas dengan cocolan salad n sauce. Orang Mesir biasa juga memakannya dengan kuah kari. Namun kalau saya cukuplah dengan salad dan mayonaisenya atau tanpa apa2.
Selengkapnya tentang cerita perjalanan ziarah saya dan suami ke Mesir bisa dilihat di sini
Read More - Perjalanan Ke Mesir
Bagi kalian yang berencana atau berkeinginan ke Mesir, berikut saya kasih info pengalaman saya ke Mesir dan sedikit berbagi agenda selama di sana.
Penerbangan yang lumayan lama ditempuh dari Jakarta - Muscat - Kairo membuat badan terasa remuk redam saat tiba di malam hari di Giza. Yess, kita menginap di salah satu hotel yang tidak begitu jauh dari letak Great Pyramid yg termashur. Tepatnya di Grand Pyramid.
Hotelnya sendiri merupakan hotel bintang **** lumayan lah fasilitas dan segi kenyamanannya buat kami. Walaupun sudah lumayan agak tua, baik dari segi bangunan maupun interior (kelihatannya), namun buat turis berkantong tipis macam kami, cukup lah yaa....
*pic from booking.com
Untuk wifi gratis bisa kamu dapatkan dengan meminta pasword wifi di receptionist, akan tetapi sedihnya wifi gratis itu cuma kenceng di lobby hotel. hiks....
Saya sendiri di Mesir hanya memanfaatkan wifi gratis hotel, bus, dan tentunya wifi suami, jadinya kemana-mana ga jauh dari suami. hahahha..... (mak irit)
Untuk fasilitas lain, rasanya hampir semua jamaah rombongan kami tidak sempat untuk menikmati karena padatnya agenda perjalanan kami. Beberapa jamaah paling cuma memanfaatkan fasilitas laundry yang ada ataupun atm untuk mendapatkan uang. Kami sepasang suami istri yang agak telat (hahha) menarik uang baru kira2 di hari ketiga kami wkwkkw, itu pun karena jadwal agendanya ke pasar khan khalil. Nyesel juga sih nukerin dikit dan belanja dikit di Mesir. Padahal ya, harganya murce2 dan barangnya juga lumayan antik deh.
![]() | |||
| Suasana di Pasar Khan Khalil |
![]() |
| Banyak pernak-pernik antik khas Mesir di Jual di pasar ini |
Sebenarnya bukan karena mau irit juga sih nuker EGYPT Pound sedikit (FYI 1 Egypt pounds = Rp. 785), tapi karena saya udah kebingungan kalau belanja kebanyakan nanti mau disimpan dimana, mengingat itu koper full plus belum nanti belanja di Mekkah Madinah. Oiya satu hal buat pengalaman saya, jangan pernah belanja oleh2 di depan Restaurant atau tempat-tempat obyek wisata yang menawarkan beli dengan Rupiah, karena percaya deh di pasar Khan Khalil ini jauhhh lebih murce durce. Pengalaman berasa murahhh banget beli Magnet dan Dompet kecil dengan harga 100rb dapet segambreng, taunya... di pasar jauhh lebih murce.. aw aw aw....
Lanjut cerita di Hotel Grand Pyramid, setelah cukup istirahat dan tiba waktunya bangun pagi, saya dan suami bergegas mengisi perut yang sudah mulai keroncongan, dengan tentunya menuju Restaurant hotel for breakfast. Menu yang ditawarkan sesungguhnya adalah yang masih bisa masuk di lidah saya dan suami (saya lebih tepatnya!! karena Alhamdulillah setiap traveling saya tidak begitu kesulitan menyesuaikan berbagai macam makanan yang disediakan). Saya, tentu saja mengambil Nasi (Indonesiaah), omelette (yang pas saya cicipi ternyata belakangan saya tau rasanya sedikit manis), dan sosis serta telur rebus (ini yang paling aman). Satu yang saya suka di hotel tsb adalah rotinya yang enak. saya suka sekali roti di Mesir, enakkk..... (nyam nyam nyam)
Ada juga roti Mesir yang banyak saya dapati orang menjualnya di pinggir jalan, toko-toko maupun di restaurant. Ini dia penampakannya.
![]() |
| Roti Isyh |
Selengkapnya tentang cerita perjalanan ziarah saya dan suami ke Mesir bisa dilihat di sini












