Thursday, 21 June 2012

MMR

Setelah menunda beberapa waktu karna berbagai macam hal (mulai dari setiap jadwal imunisasi sakit s.d. meyakinkan diri untuk ambil imunisasi MMR ini) akhirnya Sabtu lalu ( 16 Juni 12) saat Raisa berumur 2th2bln, pergilah kami ngedate ke POTAS Harkit ketemu dr. Rifan Fauzie.

Pak dokter berpikir kami mau imunisasi Hep. A, tapi setelah kami jelaskan kalau kami belum memberikan MMR ke echa, akhirnya beliau bilang oke MMR dulu saja dan Hep A sebulan kemudian.

So, Akhirnya meluncurlah vaksin MMR yang disuntikan ke paha Raisa dan ajaibnya kali ini Raisa tidak menangis sama sekali dan lumayan tenang :)

Saya dan suami Alhamdulillah sependapat dengan perlunya vaksinasi pada anak. Terserah orang tua lain bilang bahwa vaksinasi itu tidak perlu dan bahkan ada yang mengkampanyekan anti vaksinasi pada anak. Divaksin/tidak toh itu pilihan masing2 orang tua, kembali ke masing2 individu. Tapi kalau bagi saya dan suami, kami berpikir tidak ada salahnya kami memberikan yang terbaik bagi buah hati kami. Walaupun ada beberapa orang berpendapat bahwa dulu tanpa divaksin pun dia gak apa2 atau divaksin atau tidak ntar2nya juga sakit. Mendengar hal tersebut ya kembali lagi ke pemikiran masing2 degh.



Zaman sekarang, dimana virus dan penyakit sudah sedemikian rupa gak ada salahnya kan kita ikhtiar mencegah. kan katanya lebih baik mencegah daripada mengobati. Perkara nanti tetap kena penyakit walaupun sudah diimunisasi ya itu kita kembalikan aja degh bahwa imunisasi tidak menjamin 100% orang yg telah divaksin bebas dari penyakit tsb. At least, bilapun terjangkit tidak separah dan selama orang yang tidak divaksin.

Apa saja siyh sebenarnya vaksin yang perlu diberikan? Mengutip artikel di Detikhealth bahwa sebenarnya yang paling dasar ada 5 vaksinasi, yakni : hepatitis B, BCG, polio, DPT dan campak. Jadi at least, sebagai orang tua kita memberikan kelima vaksin tersebut kepada buah hati tercinta. Untuk imunisasi lain yang sifatnya dianjurkan, itu sila mama memilih diyakin perlu atau tidak dan jangan lupa diskus dengan papa ya! :D


Adapun keraguan saya tentang vaksin MMR yang katanya (kata siapa? ya katanya... ga tau kata siapa) bisa menyebabkan autis, ternyata dibahas di sini


Oiya untuk MMR sebenernya vaksinnya relatif terjangkau, Rp. 90.000 kalau di Harkit. untuk jasa konsultasi dokternya karna kebetulan hari Sabtu harganya Rp. 125.000 (karcis + dokter)

No comments: